Selamat Datang di www.elfaizz.blogspot.com semoga apa yang kami suguhkan bermanfaat, Kami mohon ma'af apabila masih banyak kekurangan dan kesalahan, Kritik dan saran sangat kami harapkan

Minggu, 16 Oktober 2011

Hukum Junub karena Mimpi 'Basah'


Rabu, 12/10/2011 10:09 WIB | Arsip | Cetak   Kirim Pertanyaan
Assalamualaikum wr.wb.Ustadz sigit yang Insya Allah dirahmati Allah swt.
saya mau tanya.ustadz.
apa yang harus di lakukan jika semalam telah mimpi basah trus pas bangun pagi adzan solat shubuh sudah berkumandang?sedangkan ingin solat shubuh berjamaah akan tetapi pada saat itu telah mimpi basah.apakah harus mandi dulu?dengan kepastian solat shubuh sendiri karena adzan shubuh telah berkumandang.atau pergi solat berjamaah dulu sehabis solat berjamaah mandi.karena pernah saya mendengar dari ceramah salah satu ustadz bahwa wajib bagi laki-laki untuk solat berjamaah terutama di masjid.
mohon perjelasannya ustadz.
wassalamualaikum.wr..wb..
ekana

Jawaban

Wa'alaikumussalam wr. wb.
Saudara Ekana yang dimuliakan Allah
Tidak diperbolehkan bagi seorang yang junub melaksanakan shalat sebelum dia mandi. Tidak cukup baginya hanya sebatas wudhu tanpa mandi untuk melaksanakan shalat.Dan ketika hal itu—shalat tanpa mandi junub—dilakukan dengan sengaja maka ia berdosa.
Imam an Nawawi didalam “Syarh” nya mengatakan,”Seandainya seorang melaksanakan shalat dengan sengaja dalam keadaan berhadats tanpa uzur maka ia berdosa menurut kami dan jumhur, namun ia tidaklah dikafirkan. Dan diceritakan dari Abu Hanifah bahwa orang itu kafir karena telah mempermainkannya (perkara tersebut, pen).” (Syarh Muslim juz I hal 371)
Oleh karena itu ketika anda mendapatkan mimpi basah dan terbangun pada saat adzan shubuh maka tetap diwajibkan bagi anda untuk mandi junub terlebih sebelum berangkat ke masjid meskipun shalat jamaah telah ditunaikan karena mandi bagi seorang yang junub adalah wajib sedangkan shalat berjamaah di masjid—menurut para ahli ilmu—adalah wajib kecuali ada uzur.
Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,”Bersuci dari janabah adalah wajib. Tidak diperbolehkan bagi seseorang melaksanakan shalat dalam keadaan junub dan tidak pula berhadats sehingg dia bersuci.” (Majmu al Fatawa juz IV hal 454)
Wallahu A’lam

Di kutip dari:
(http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/sebaiknya-bagaimana.htm)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar