Selamat Datang di www.elfaizz.blogspot.com semoga apa yang kami suguhkan bermanfaat, Kami mohon ma'af apabila masih banyak kekurangan dan kesalahan, Kritik dan saran sangat kami harapkan

Kamis, 15 Maret 2012

ANTARA TA'ARUF DAN PACARAN MENURUT ISLAM

Melanjutkan artikel tentang TA'ARUF. 

Istilah pacaran itu sendiri bisa berbeda-beda dalam mengartikannya, bahkan jika itu berarti pacaran para suster adalah kisah dari pasangan yang hanya karena mencintai dua kekasih dalam suatu hubungan, untuk bersenang-senang dan menjurus pada kemaksiata, maka tidak diperbolehkan. Tapi jika pertanyaan pacaran sini sebagai instrumen pendamping untuk mengidentifikasi calon lebih lanjut, mencatat keterbatasan Kepribadian sesuai Syari'at harus dijaga, maka itu adalah baik, karena dalam Islam ada istilah sendiri yaitu Ta'aruf sebelum pernikahan. Ta'aruf tujuannya di sini adalah hanya untuk mengenali karakter calon pasangan kita, bukan untuk bersenang-senang atau happy-happy. Pergi sendiri tanpa ditemani mahram atau keluarga, harus dihindari. Karena kita tidak tahu apa yang bisa dan mungkin terjadi. Ketentuan ini tetap berlaku meskipun dalam proses menuju pernikahan. Selama pernikahan belum terjadi wajib mentaati sariat karena masih bukan muhrim. Pembatasan syariat harus dijaga. Dalam sebuah hadits Shohih Nabi Muhammad SAW. Hal ini tidak menegaskan "Tidaklah diperkenankan bagi laki-laki dan perempuan untuk berkhalwat (berduaan), karena sesungguhnya ketiga dari mereka adalah syetan, kecuali adanya mahram. (HR Ahmad dan Bukhari Muslim, dari 'Amir bin Rabi'ah)"

Dalam arti bahwa kita hidup dengan manusia yang memiliki prinsip dan pandangan yang berbeda tentang hidup. Bahkan di kota-kota besar masyarakat kita dapat dikatakan memiliki kecenderungan untuk hidup dalam kebebasan. Terkadang dengan kondisi seperti itu, kita menghadapi dilema bagaimana menempatkan diri dalam dunia sosial yang kita dapat diterima oleh lingkungan, dan keyakinan atau syariat Islam yang diawetkan. Tapi sebenarnya aturan yang paling tepat dalam pergaulan, khususnya dengan lawan jenis, adalah pandai-pandai menempatkan diri dan menjaga hati Anda. Cobalah untuk memahami situasi ketika kita harus serius dan kapan harus santai, "berpikir sebelum bertindak" sangat penting. Namun demikian, menjaga pandangan adalah sangat dianjurkan, tapi inti dari ajaran ini adalah bagaimana kita menjaga hati. Istilah ini, sebagaimana kita adanya pandangan tertunduk, jika kita tidak menjaga hati Anda?. Semua tergantung pada niat kita. Misalnya, dalam kantor atau organisasi di mana kita dituntut untuk berinteraksi dengan orang, baik pria maupun wanita, kita tentu saja diperbolehkan untuk melakukan kontak dengan lawan jenis. Pada prinsipnya, di mana niat kita untuk kebaikan dan batas Kepribadian € ™ i tetap dipertahankan, semua baik-baik saja. Islam tidak pernah dimaksudkan untuk membuat, tapi itu membuat hidup kita. Semuanya, tentu saja, diresepkan untuk kebaikan umat manusia ...
Etika pergaulan dalam islam adalah, khususnya antara lelaki dan perempuan garis besarnya adalah sbb:

  1. Saling menjaga pandangan di antara laki-laki dan wanita, tidak boleh melihat aurat , tidak boleh memandang dengan nafsu dan tidak boleh melihat lawan jenis melebihi apa yang dibutuhkan. (An-Nur:30-31)
  2. Sang wanita wajib memakai pakaian yang sesuai dengan syari'at, yaitu pakaian yang menutupi seluruh tubuh selain wajah, telapak tangan dan kaki (An-Nur:31)
  3. Hendaknya bagi wanita untuk selalu menggunakan adab yang islami ketika bermu'amalah dengan lelaki, seperti:
    • Di waktu mengobrol hendaknya ia menjahui perkataan yang merayu dan menggoda (Al-Ahzab:32)
    • Di waktu berjalan hendaknya wanita sesuai dengan apa yang tertulis di surat (An-Nur:31 & Al-Qisos:25)
  4. Tidak diperbolehkan adanya pertemuan lelaki dan perempuan tanpa disertai dengan muhrim.
Wallahu A’lam.

 Semoga artikel ini bermanfaat.
Bagaimana menurut Anda..??
barangkali ada masukan silahkan Komentar.
Terimakasih.
Reaksi:

14 komentar:

  1. alhamdulillah...kajian yang sangat bermanfaat bang... islam melarang dengan keras bertaaruf yang tidak disyariatkan...
    semoga postingan ini berkah bang

    BalasHapus
  2. Nice Post Sob...
    Ijin menyimak...
    Oia, FoLback sucsess, numb 19...
    Thanks atas kerjasamanya...
    Salam bLogger

    BalasHapus
  3. Amiin........
    Semoga Sukses selalu bersama para sobat blogger semua.

    BalasHapus
  4. dalam Islam tak ada istilah pacaran..karena yang dikenal hanyalah proses Taaruf itu..trimakasih sudah berbagi wawasan, semoga menjadi berkah ^_^

    BalasHapus
  5. keep posting bang.. emang seharusnya wanita itu menjaga keindahannya untuk dan hanya untuk suaminya :D

    BalasHapus
  6. Salam kenal Sob,
    semoga sukses selalu bersama kalian

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah kang, makasih sharingnya. Semoga postingan di atas lebih menjadikan kita lebih dekat sama Allah SWT :)

    BalasHapus
  8. Maturnuwun or Terimakasih Gan...
    Support & saran Agan2 smua kami harapkan

    BalasHapus
  9. makasih kajianya,,, :( saya udah terlalu lama pacaran . semoga nikahnya saya nanti bisa memperbaiki dosa yang telah lalu :D

    BalasHapus
  10. artikel yang sangat bermanfaat bagi para pemuda/i muslim tentunya... apalagi dizaman yang sudah mulai rusak ini...
    salam... :)

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah.........
    Terimakasih...
    mudah2an kita menjadi orang2 yang beruntung di mata Allah SWT.
    amiin..

    BalasHapus
  12. semoga umat nabi Muhammad terus ada di jalan Allah SWT

    BalasHapus
  13. Amiin........
    Begitupun untukmu, semoga tetap dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT.

    BalasHapus