Selamat Datang di www.elfaizz.blogspot.com semoga apa yang kami suguhkan bermanfaat, Kami mohon ma'af apabila masih banyak kekurangan dan kesalahan, Kritik dan saran sangat kami harapkan

Rabu, 09 November 2011

Kegemukan Banyak Dialami Pengantin Baru

Pernikahan bukan hanya mendatangkan kebahagiaan tapi juga kegemukan. Para ahli gizi menyebutkan kenaikan berat badan adalah hal yang sering dialami pasangan suami istri terutama pada 5 tahun pertama pernikahan mereka.
Di Inggris, para wanita yang baru menikah rata-rata mengalami kenaikan berat badan sampai 9,5 kilogram pada satu tahun pertama. Sementara di Amerika Serikat menurut studi, seorang istri akan mengalami pertambahan bobot sampai 4 kilogram dalam lima tahun pertama dibandingkan wanita yang masih lajang.
Dr.Helen Fisher, ahli antropologi biologi, mengatakan perubahan zat kimia di otak berpengaruh pada kegemukan para pengantin baru ini. Dalam pemindaian otak yang dilakukannya diketahui bahwa hal baru yang dialami bersama-sama dengan pasangan membuat otak mengeluarkan hormon bahagia.
"Hal baru yang dialami pasangan pengantin baru memicu sistem dopamin di otak dan membuat tubuh lebih berenergi sehingga kita lebih aktif," katanya.
Akan tetapi, perasaan nyaman yang dimiliki para pengantin baru ini memberi efek pengeluaran oksitosin atau hormon cinta yang berkaitan dengan perasaan keterikatan. Karena hormon ini meningkat, hormon dopamin pun tergusur. Padahal hormon dopamin yang tinggi akan membuat siapa pun rajin bergerak.
Selain faktor hormonal faktor lain yang membuat berat badan cepat bertambah adalah diet ketat yang dilakukan calon pengantin perempuan. Menurut para ahli nutrisi diet ketat seperti itu justru akan memperlambat metabolisme sehingga saat pola makan kembali normal berat badan cepat meningkat.
Kemudian setelah menikah kebanyakan wanita mengikuti pola makan suaminya. Hal ini antara lain karena pasangan baru menikah sering menghabiskan waktunya untuk makan bersama. Selain itu para istri juga umumnya rajin memasak untuk pasangannya.
Kendati begitu pasangan pengantin baru bisa memanfaatkan waktu mereka berdua untuk berolahraga bersama atau mengikuti aktivitas hobi yang melibatkan aktivitas fisik.

Sumber :
Kompas

Related Posts:

  • Dokter Umat Oleh Ali Mustofa Sewaktu masih kecil, ketika masih tampak imut dan lucu-lucunya, banyak diantara kita saat ditanya oleh seseorang dengan pertanyaan, 'kalau besar cita-citanya ingin jadi apa?' maka sontan akan menjawab ing… Read More
  • Khotbah Jum'at. (Tauhid vs Syirik) oleh Fathuddin Jafar إن الحمد لله وحده, نحمده و نستعينه و نستغفره ونتوب اليه ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا من يهده الله فهو المهتد ومن يضلله فلن تجد له وليا مرشدا, أشهد أن لا اله الا الله وحده لا شريك له وأ… Read More
  • Mencintai Orang-Orang Lemaholeh Aidh Abdullah al-Qarni Ibnul Qayyim dalam Raudahatul Muhibbin menceritakan tentang Abu Bakar ra bahwa ketika shahabat Abu Bakar diangkat menjadi khalifah, disebutkan setiap hari sesudah menunaikan shalat shubuhnya, dia … Read More
  • Bersabarkah Terhadap Cobaan Dunia oleh Sheikh Yusuf al-Qardawi Salah satu dari bentuk sabar adalah sabar atas cobaan dunia dan bencana zaman. Menyangkut hal ini, tak seorangpun yang luput darinya. Baik Muslim atau pun kafir, yang miskin atau pun ya… Read More
  • Pengajian Lintas Agama Menista Keimanan Ummat Islam! Oleh Hartono Ahmad Jaiz* Seorang ustadz terkemuka yang mengasuh pengajian di Bogor sangat kecewa. Pasalnya, pengajian yang dipimpinnya “dicatut” namanya, hingga terkesan bahwa jamaah ibu-ibu dari pengajian itu adalah pengi… Read More

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket